Negara Yang Sesuai Dipetakan Menggunakan Proyeksi Mercator Ditunjukkan Oleh Angka

Pemetaan Negara Menggunakan Proyeksi Mercator dan Angka yang Menyertainya

Proyeksi Mercator adalah salah satu proyeksi peta yang paling umum digunakan dalam pemetaan dunia. Dipopulerkan oleh kartografer Flemish, Gerardus Mercator, pada tahun 1569, proyeksi ini memiliki sifat yang unik karena dapat mempertahankan sudut dan garis lurus, namun mengalami distorsi pada area yang semakin jauh dari khatulistiwa. Artikel ini akan mengeksplorasi beberapa negara yang dipetakan menggunakan proyeksi Mercator dan angka yang menyertainya.

1. Rusia:
Rusia adalah negara terbesar di dunia dengan luas wilayah sekitar 17.1 juta kilometer persegi. Jika dipetakan menggunakan proyeksi Mercator, wilayah Rusia akan tampak sangat membesar di bagian utara dan selatan, tetapi semakin menyempit ketika mendekati garis khatulistiwa. Angka yang menyertainya adalah 17,100,000 km².

2. Kanada:
Negara terbesar kedua di dunia adalah Kanada, dengan luas wilayah sekitar 9.98 juta kilometer persegi. Pemetaan menggunakan proyeksi Mercator akan menyebabkan Kanada tampak sangat besar di bagian utara, sementara luas wilayahnya akan terlihat lebih kecil di bagian selatan. Angka yang menyertainya adalah 9,980,000 km².

3. Amerika Serikat:
Amerika Serikat memiliki luas wilayah sekitar 9.63 juta kilometer persegi. Ketika dipetakan dengan proyeksi Mercator, wilayah AS akan terlihat lebih besar di bagian utara dan selatan, namun semakin menyempit di bagian tengah negara. Angka yang menyertainya adalah 9,630,000 km².

4. China:
China adalah negara terbesar keempat di dunia dengan luas wilayah sekitar 9.6 juta kilometer persegi. Penggunaan proyeksi Mercator akan menyebabkan wilayah China terlihat lebih besar di bagian utara dan selatan, sementara area di dekat khatulistiwa akan tampak lebih kecil. Angka yang menyertainya adalah 9,600,000 km².

5. Brasil:
Brasil memiliki luas wilayah sekitar 8.51 juta kilometer persegi. Pemetaan menggunakan proyeksi Mercator akan menyebabkan Brasil terlihat sangat besar di bagian utara dan selatan, namun lebih sempit ketika mendekati khatulistiwa. Angka yang menyertainya adalah 8,510,000 km².

6. Australia:
Australia memiliki luas wilayah sekitar 7.69 juta kilometer persegi. Jika dipetakan menggunakan proyeksi Mercator, Australia akan tampak cukup besar di bagian utara dan selatan, namun lebih menyempit ketika mendekati garis khatulistiwa. Angka yang menyertainya adalah 7,690,000 km².

Perlu diingat bahwa proyeksi Mercator memiliki distorsi, terutama ketika mendekati kutub, sehingga sebaiknya digunakan dengan hati-hati terutama dalam menggambarkan area yang sangat jauh dari khatulistiwa. Meskipun demikian, proyeksi ini masih digunakan secara luas karena kemudahan dalam navigasi dan representasi sudut yang akurat. angka-angka yang disebutkan di atas adalah perkiraan luas wilayah negara-negara tersebut berdasarkan data yang diperoleh hingga saat artikel ini ditulis.